Air Hulu Citamba Tak Pernah Surut

KUNINGANMEDIA | Kamis, 28 Juni 2012 23:46
Bagikan ke Facebook

KEBERADAAN mata air Hulu Citamba di Kampung Citamba, Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, sangat terasa manfaatnya khususnya oleh masyarakat kampung tersebut. Kendati musim kemarau, warga di daerah ini tak pernah kesulitan air bersih untuk berbagai keperluan. Misalnya untuk minum, mencuci, bahkan mengairi lahan pertanian.

“Meskipun kemarau panjang, air di Hulu Citamba tak pernah surut, volumenya tetap seperti sekarang ini,” kata Ajid ( 50), warga Kampung Citamba, Kelurahan Cipari, yang saat itu tengah membetulkan saluran air di sekitar Hulu Citamba, tidak jauh dari perkampungan penduduk.

Selain besar manfaatnya bagi masyarakat setempat, mata air Hulu Citamba memberi kehidupan bagi masyarakat di beberapa daerah wilayah Kabupaten Kuningan. Bahkan sampai saat ini masih ada diantaranya warga luar daerah Kuningan yang sengaja mengambil air dari Hulu Citamba untuk mengobati orang sakit.

“Bagi yang percaya masih ada diantaranya yang suka mengambil air untuk penyembuhan penyakit, mungkin karena sudah dirasakan khasiatnya,” jelas Ajid, sembari menyebutkan bahwa nama Citamba, mungkin dulunya suka dijadikan untuk upaya penyembuhan (Nambaan-Sunda) beragam panyakit.

Untuk sampai ke Hulu Citamba tidak sulit. Dari pusat kota Kabupaten Kuningan jaraknya kurang lebih lima kilometer, melalui jalan Cigugur melewati kantor Camat Cigugur. Bisa juga melalui jalan Sukamulya melewati Gedung Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur.

Berbicara Hulu Citamba, tentu saja tidak bisa dipisahaan dengan yang namanya Sungai Citamba.. Karena memang air dari Hulu Citamba itu mengalir sepanjang Sungai Citamba yang melintasi pusat kota Kabupaten Kuningan sampai ke hilir bertemu dengan sungai Cisanggarung.

" Dulu beningnya air Citamba tidak hanya di Hulu Citamba, tapi sapanjang sungai Citamba sampai tengah kota Kuningan itu airnya bersih, ujar Udi (70) warga Lamepayung Kuningan.

Menurut Udi, kondisi sungai Citamba pada taun 1950-an cukup menawan. Selain airnya bening, juga
banyak ikannya. Seperti ikan lele, beunteur, ikan mas, mujaer dan ikan lainnya.Berbeda dengan sekarang, air Citamba kotor dan bercampur sampah.

Tak dipungkiri, upaya masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk membersihkan sungai Citamba dilakukan melalui Program Kali Bersih yag diadakan pada saat tertentu. Upaya itu salah satunya untuk mengingatkan warga agar tidak membuang sampah dan kotoran ke sungai Citamba.

Tapi cara seperti itu, bisa jadi belum sepenuhnya bisa merubah kebiasaan beberapa warga untuk tidak membuang sampah ke sungai Citamba. Mungkin sering yang membuang sampah dibandingkan yang membersihkan, sehingga di sungai Citamba banyak sampah. (jun/kuninganmedia.com)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: