Zakat Maal Belum Optimal

KUNINGANMEDIA | Selasa, 22 Mei 2012 08:10
Bagikan ke Facebook

JL. JUANDA : Zakat maal di Kabupaten Kuningan belum tergali optimal, Padahal jika dikelola akan memberikan nilai tambah khususnya untuk mensejahterakan fakir miskin di daerah ini..

“Kami akui pada perbandingan tahun 2010 dan 2011, zakat maal ada peningkatan, tapi ini masih sangat jauh dari potensi yang ada. Ini perlu digali maksimal,” kata H. Rokhmat Ardiyan, pada serah terima jabatan Ketua BAZ Kuningan periode 2012-2015, dari H. Rokhmat kepada ketua baru H. Uba Sobari, di Aula BAZ, beberapa hari lalu.

Zakat maal masih dikalahkan oleh perolehan zakat fitrah, yang penampungannya bisa mencapai milyaran rupiah. Hal tersebut, menurut Rokhmat, bisa dari beberapa faktor. Selain kurangnya penggalian yang optimal, juga kepercayaan masyarakat terhadap BAZ masih rendah, terlebih semakin banyaknya penampungan zakat swasta yang memang diakui respon kepercayaannya cukup tinggi.

“Kita belum bisa menyentuh para aghniya asli orang Kuningan yang ada di luar Kuningan untuk menyetorkan zakatnya melalui BAZ Kuningan. Ini PR besar bagi kepengurusan BAZ yang baru, sosialisasi harus terus digencarkan guna meningkatkan kepercayaan tersebut,” ujarnya.

Jika dilihat dari perbandingan perolehan zakat maal, pada tahun 2010 penampungannya mencapai Rp 375 juta, dan di tahun 2011 naik menjadi Rp 517 juta (naik 38,02 %). Hal itu tergali dari zakat maal masyarakat dan zakat profesi pegawai. Dimana, zakat profesi pegawai mendominasi perolehannya.

Sedangkan zakat fitrah pada tahun 2010 perolehannya sebesar Rp 9,1 milyar dan di tahun 2011 naik menjadi Rp 10, 3 milyar. Pada pemaparannya, zakat fitrah tersebut pendayagunaannya menyentuh 100 % dengan prioritas sasarannya adalah fakir miskin. (Khazanah/kuninganmedia.com).

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: