Bangub Untuk Pembebasan Lahan Pembangunan Jalan Awirarangan-Windusengkahan Belum Juga Cair

KUNINGANMEDIA | Selasa, 29 November 2011 22:56
Bagikan ke Facebook

JUANDA : Bantuan Gubernur sebesar Rp 3 milyar yang akan dialokasikan untuk pembangunan jalan alternatif Awirarangan-Windusengkahan hingga kini masih mengendap di tingkat Propinsi, padahal proses pembatasan jalan hingga bukti-bukti kepemilikan tanah telah hampir selesai dikerjakan.

Keterangan yang dihimpun, Selasa (29/11), rencana pembuatan jalan tersebut telah bergulir sejak tahun 2010, dan hingga sekarang rencana itu masih belum terealisasi. Padahal salah satu dari 30 rumah yang akan kena gusur sudah diberi ganti rugi sebagai tanda jadinya pembuatan jalan lingkar kecil itu.

“Kita juga bingung ketika pihak kelurahan, kecamatan terus bertanya kapan dana tersebut cair. Padahal dari Kami (Setda), bahkan bupati sempat menghadap langsung ke Propinsi, tapi ternyata sampai sekarang belum cair juga. Saya berharap banyak, program ini paling telatnya bisa terealisasi di akhir 2011 ini, Desember akhir mudah-mudahan sudah bisa dikerjakan,” papar Kabag Tata Pemerintahan SetdaKuningan, Indra Purwantoro.

Dana sebesar Rp 3 milyar itu akan dialokasikan untuk dana kompensasi, yaitu Rp 1, 9 milyar untuk kompensasi rumah warga termasuk bangunan kecil lainnya, dan sisanya untuk kompensasi tanah dan honor tim yang tergabung dalam pembangunan jalan alternatif itu. Pemkab juga nampaknya sedikit was-was, jika ternyata bantuan itu tidak bisa terealisasi pada tahun ini juga.

Apalagi jika berhadapan dengan warga, karena wacana itu telah tersebar diantara warga Kelurahan Awirarangan Kecamatan Kuningan. Namun ada juga warga yang kurang setuju dengan rencana pembuatan jalan alternatif itu, karena disekitar daerah tersebut masih ada jalan yang strategis dan belum perlu adanya jalan alternatif. (khazanah/kuninganmedia.com)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: