Ribuan Warga Antusias Mengikuti Seren Taun di Cigugur

KUNINGANMEDIA | Sabtu, 19 November 2011 21:30
Bagikan ke Facebook

CIGUGUR : Masyarakat adat Cigugur di Kelurahan Cigugur/Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, antusias mengikuti upacara Seren Taun di Paseban Tri Panca Tunggal, Sabtu (19/11/2011). Mereka sudah mulai berdatangan sejak pukul 06.00 WIB.

Sebelum acara berlangsung, mereka berkumpul di empat titik, dengan membawa perlengkapan untuk mendukung kegiatan tersebut. Seperti peralatan kesenian, termasuk berbagai macam hasil bumi terutama padi.

“Sampurasun ka luluhur tamada ka sadayana cunduk waktu nu rahayu nitih wanci nu mustari sukuran ka nu maha agung,” pembawa acara mulai membuka acara. Gung…gung…gung..., suara gamelan goong berbunyi  tiga kali pertanda bahwa upacara seren taun dimulai.

Setelah itu, gamelan renteng mulai ditabuh, begitu pula  angklung buncis, mengiringi yang ngajayak dari setiap sudut kedengarannya riuh rendah. Para pengiring atau ngajayak berhenti sejenak di halaman Gedung Paseban Tri Panca Tunggal.

Gamelan renteng juga turut berhenti, yang yang terdengar alunan suling dan bunyi kecapai, yang mengiringi penari buyung. Para panari buyung berhenti, diikuti angklung baduy dan seni buncis, mengiringi para tamu yang memasuki ke satu ruangan yang terbilang luas.

Setelah tamu duduk, selanjutnya terdengar lagu babarit. Setelah lagu babarit, lulugu dari masing-masing penjuru membawa padi dan buah-buahan serta selanjutnya memasuki pendopo paseban.

Sedangkan yang lainnya menuju ke saung lisung menyimpan padi,  buah-buahan dan hasil bumi lainnya.

Saat lulugu sudah ada di dalam pendopo, baru peserta seren taun menyerahkan padi ke beberapa orang yang ada di pendopo. Padi dan buah-buahan yang dibawa oleh para lulugu juga diserahkan pada saat itu.

Setelah itu keluar jalannya melewati pintu sebelah utara. Acara diakhiri do’a yang dipimpin rohaniwan berdasarkan agama atau kepercayaannya masing-masing, karena yang menjadi peserta seren taun itu terdiri dari beberapa agama diantaranya agama Islam. Katolik, Protestan, Budha, Kong Hucu dan  kepercayaan.

Seren taun di Cigugur, sebenarnya bukan hal baru di Cigugur Kuningan.Bahkan kegiatan ini boleh dikatakan dilaksanakan setiap tahun pada bulan Rayagung.

Menurut Ketua Yayasan Tri Mulya Cigugur, acara ini sebagai salah satu i wujud syukur  masarakat adat Cigugur kepada yang  maha kuasa. Selain itu bisa disebutkan untuk cermin dalam upaya menggali jati diri budaya bangsa.(jun/kuninganmedia.com)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: