Bidan Desa Butuh Pendamping

KUNINGANMEDIA | Kamis, 17 November 2011 18:43
Bagikan ke Facebook

[caption id="attachment_7076" align="alignleft" width="200" caption="ilustrasi"]lustrasi[/caption]

ARUJI KARTAWINATA : Bidan desa maupun paraji (dukun beranak) mempunyai peran penting dalam memberikan pertolongan terhadap ibu hamil yang hendak melahirkan.

Tapi dalam melaksanakan tugasnya mereka tidak bisa bertindak sendiri karena masing-masing membutuhkan pendamping.

“Hubungan kerjasama bidan desa dengan paraji sudah terjalin baik, karena sekarang bidan desa harus ada pendamping dalam menangani persalinan.

Jika di desa tidak ada paraji, biasanya bidan didampingi oleh perawat lainnya,” kata Kepala Seksi Pelayanan Dasar Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Cucu Dede, kepada kuninganmedia.com, Kamis (17/11/2011).
Menurut Cucu, hubungan kerjasama antara bidan desa dengan paraji itu sudah dituangkan dalam perjanjian kerjasama saling menguntungkan. Hal itu dimaksudkan agar mereka sama-sama mampu melaksanakan perannya dalam menangani ibu hamil yang hendak melahirkan itu.
“Memang awalnya sulit membangun kebersamaan antara bidan dengan paraji, tapi setelah kita bina ternyata bidan dengan paraji mampu untuk saling membagi tugas dalam persalinan,” jelasnya. (jun/kuninganmedia.com)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: