Bekerja di Luar Negeri Harus Jalur Resmi

KUNINGANMEDIA | Kamis, 08 Juli 2010 18:25
Bagikan ke Facebook

KUNINGAN : Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja ke luar negeri sampai saat ini masih melalui jalur illegal, sehingga perlindungan tenaga kerjanya masih belum terawasi.

“Saya harapkan para TKI berangkat ke luar negeri dengan jalur resmi. Ini diharapkan supaya laporan dan data yang masuk ke pemerintah jelas, dan jika disana ada kekerasan maka perlindungan tenaga kerjanya jelas dan Kami akan mudah untuk memperjuangkannya,” ujar Drs. Hasan Abdullah M.M., Kepala BP3TKI Jawa Barat, saat penyuluhan dan penyebaran informasi program penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia ke Luar Negeri, Rabu (7/7), di Aula Kelurahan Cijoho.
Permasalahan tenaga kerja sampai sekarang memang masih sangat komplek, ditambah dengan terus menerusnya jumlah tenaga kerja yang tidak seimbang dengan lapangan pekerjaan yang ada. Sehingga dengan adanya penyaluran tenaga kerja ke luar negeri diharapkan dapat mendorong terwujudnya 1 juta kesempatan tenaga kerja untuk masyarakat Jawa Barat.
Ditambahkan Kabid Ketenagakerjaan Dinas Sosnaker Kuningan, Dani, sosialisai saat ini sasarannya adalah tokoh masyarakat, aparat desa. Melalui tokoh tersebut mereka bisa membantu mensosialisasikan kepada masyarakatnya supaya kalau mencari kerja terutama ke luar negeri harus melalui jalur illegal. Supaya perlindungan ketenagakerjaan yang selama ini sering dikeluhkan bisa terawasi dan dapat dibantu mencarikan solusinya. (KM-02)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: