Dishutbun Dukung Lahan Sayuran Palutungan Ditutup

KUNINGANMEDIA | Rabu, 07 Juli 2010 18:41
Bagikan ke Facebook

KUNINGAN : Berkaitan dengan rencana penutupan lahan sayuran di Desa Palutungan Kec. Cigugur oleh Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC), Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kuningan menyatakan setuju dan mendukungnya.
“Kami sangat setuju, karena sentra sayuran yang diolah masyarakat sekitar itu tidak diperuntukan sebagai lahan produksi. Sejak awal, lahan itu direncanakan untuk tanaman endemik (tanaman keras dan hutan). Sebenarnya antara BTNGC dengan Pemkab (Hutbun dan Pertanian) harus berembug segera untuk mencarikan solusinya,” ujar Ir. Usep Sumirat.
Kalau hal tersebut dibiarkan, dikhawatirkan bencana alam seperti longsor akan terjadi dan berdampak terhadap lingkungan sekitar termasuk penduduk terdekat. Sebagai kawasan konservasi sangat tidak cocok ada lahan sayuran karena sangat mengganggu terhadap kondisi lahan.
“Sampai kapan kawasan itu akan dibiarkan seperti ini terus. Sebagai kawasan konservasi, harus berani melakukan sesuatu, tentunya yang tidak merugikan masyarakat, karena lahan sayuran itu menjadi satu andalan penghasilan bagi warga sekitar,” paparnya.
Seperti diketahui, pengalihfungsian lahan itu sejak 2006 sangat sulit, termasuk di Ciinjuk Majalengka. Sebelum mengalihfungsikan, seharusnya sudah ada solusi yang tepat yang membuat warga tidak kembali lagi menanam sayuran.
“Kita tidak bisa berbuat banyak, karena itu sudah mejadi kewenangan BTNGC,” paparnya,” imbuhnya. (KM-02)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: