Mancing Ikan di Hulu Sungai Cisanggarung

KUNINGANMEDIA | Ahad, 08 Mei 2022 21:03
Bagikan ke Facebook
KM
Mancing Ikan di Hulu Cisanggarung [Foto: Ajun Mahrudin]

MANCING ikan di Hulu Sungai Cisanggarung, sekitar Desa Cageur, Kecamatan Darma, Kabupten Kuningan, boleh dibilang hiburan atau pesta rakyat yang biasa digelar setiap tahun oleh masyarakat desa tersebut. Acara ini biasanya dilaksanakan satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri.

Acara tersebut, punya makna tersendiri bagi masyarakat di desa itu. Selain hiburan atau pesta rakyat, juga sebagai wahana silaturahmi antar warga, termasuk warga perantau asal Desa Cageur yang sedang pulang kampung atau mudik.

Beberapa hari sebelumnya, sejumlah warga bergotong royong membendung Hulu Sungai Cisanggarung, dengan ukuran bendungan panjang sekitar 150 meter dan lebar 1,5 meter. Selanjutnya panitia menebar ikan besar, seperti ikan mas, nilem, dan ikan lele. Ikan-ikan yang ditebar untuk acara tersebut,

Pada momen lebaran tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi jumlahnya sebanyak kurang lebih 1,9 kwintal. Diantaranya ikan mas 1 kwintal, ikan nila 50 kg, lele 40 babon kg. Ikan yang ditebar di lokasi mancing itu tidak menentu, tergantung banyaknya sumbangan.

Memang, ikan-ikan yang ditebar itu sumbangan dari para donatur yaitu warga Desa Cageur terutama perantau yang sedang pulang kampung atau mudik. Selain itu hasil rereongan dari peserta mancing, dan bantuan dari pemerintah desa setempat.

Acara mancing di Hulu Cisanggarung, sudah dilaksanakan enam kali (2022). Acara tersebut, rutin dilaksanakan satu minggu setelah lebaran. Mancing ikan itu awalnya inisiatif dari masyarakat, yang menginginkan hiburan. Di desa itu ada potensi wisata yakni hulu sungai Cisanggrung, yang lokasinya berdekatan dengan Hutan Eyang Dalem Cageur.

Sejumlah warga biasanya sudah berada di lokasi sejak pagi. Mereka mulai mancing ikan pukul 7.00-12.00 WIB. Seperti biasa, setelah mancing dilanjutkan dengan Ngobyag ikan sampai acara berakhir sekitar pukul 14.00 WIB. Ngobyag istilah masyarakat desa setempat, yaitu menangkap ikan dengan tangan, tanpa menggunakan alat. Hal itu dilakukan, lantaran biasanya masih banyak ikan-ikan yang tidak berhasil dipancing.

Saat Ngobyag volume air di Hulu Cisanggarung yang sebelumnya dibendung, mulai dibuka hingga aliran air normal lagi. Momen hiburan lebaran tahun 2022, panitia membuat tiket 250. Namun ternyata kurang, karena banyak peserta yang menyusul.

Oleh karena itu, ada sekitar 50 peserta yang tidak menggunakan tiket, namun mereka membayar atau menyumbang, dan ikut memancing. Peserta mancing, tidak hanya warga Desa Cageur, warga desa lain pun banyak yang mancing di hulu sungai tersebut. Seperti warga dari Desa Sukarasa Kecamatan Darma, Desa Tundagan, Desa Bunigeulis, Kecamatan Hantara. Mereka tampak antusias mengikuti acara mancing ikan.*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: