Saudagar Zmart

KUNINGANMEDIA | Kamis, 12 November 2020 10:54
Bagikan ke Facebook
KM
Saudagar Zmart [Foto: Ajun]

ADA sebanyak 50 warung di 14 kecamatan wilayah Kabupaten Kuningan yang kini resmi menjadi binaan Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Kuningan. Warung-warung itu mendapat fasilitas mulai dari permodalan, pelatihan adminisrasi serta hal lainnya yang menyangkut pengembangan warung.

“Usaha warung perlu mendapat perhatian, apalagi pada kondisi saat ini terkait  wabah Covid-19 telah berdampak pada berbagai tatanan, termasuk melemahnya usaha warung,” kata Ketua Baznas Kabupaten Kuningan, pada acara peluncuran Zmart di Gedung Serbaguna Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Selasa, (10/11/20120).

Menurut Encu, di Kabupaten Kuningan masih banyak pelaku usaha warung yang perlu didukung dalam pengembangan usahanya. Bukan hanya dalam soal permodalan, tapi juga  administrasi yang diunjang dengan teknologi misalnya memanfaatkan aplikasi smarphone.

Oleh sebab itu, Baznas Kuningan menggandeng LPEM (Lembaga Permberdayaan Ekonomi Mustahiq)  melatih 50 pelaku usaha warung sampai terwujud warung-warung yang punya merek (branding) Zmart. Pelaku usaha warung yang telah dilatih itu diarahkan untuk mengembangkan Zmart, diharapkan usahanya bisa berkembang.    

Encu menjelaskan, sebanyak 50 warung binaan Baznas itu mendapat penyertaan modal yaitu  30 lokasi dari Baznas Kuningan dan 20 lokasi dari Baznas Pusat. Melaui pengembangan Zmart diharapkan bisa meningkatkan tarap hidup masyarakat.

Bupati Kuningan H. Acep Purnama, berharap pelaku usaha warung terutama yang mendapat binaan dari Baznas Kuningan bisa mengikuti perkembangan zaman. Zmart sebagai terobosan baru Baznas tepat untuk dilakukan saat ini.

“Zmart sebuah program pembinaan yang dilakukan Baznas untuk para pelaku usaha UMKM, diharapkan bisa diikuti oleh para pelaku usaha,” kata Acep Purnama. (AM)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: