SMK Membangun Desa

KUNINGANMEDIA | Ahad, 18 Oktober 2020 20:11
Bagikan ke Facebook
KM
SMK Membangun Desa [Foto: Ajun]

SMK Karya Nasional (Karnas) Kuningan, yang terletak di Jalan Raya Cigugur Kabupaten Kuningan kini mendapat kepercayaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi RI untuk melaksanakan Program SMK Membangun Desa. Program itu diawali dengan acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Saling Mengikat Antara SMK Karya Nasional Dengan 23 Desa di Kabupaten Kuningan, di Aula SMK Karya Nasional Kuningan, Sabtu, (17/10/2020).

“Hari ini merupakan sejarah baru khususna bagi SMK Karya Nasional, mudah-mudahan bisa dijadikan tolok ukur untuk meningkatkan pendidikan bagi para siswa,” kata Kepala SMK Karnas Kuningan, Dr. H. Yepri Esa Tri Jaka. SMK Karnas salah satu sekolah kejuruan swasta yang diperhitungkan di Kabupatén Kuningan.

Kini sekolah ini memiliki jumlah siswa kurang lebih 2250 orang. Oleh sebab itu, dalam kondisi kondisi kini siswa-siswi SMK Karnas sudah saatnya untuk turut serta membangun desa. Sementara itu, Bupati Kuningan H. Ac[p Purnama yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Drs. H. Uca Somantri, menyambut baik upaya SMK Karnas Kuningan.

Upaya itu diharapkan bisa membantu pemerintah daerah pada semua program pembangunan desa di Kabupaten Kuningan. “Saya berharap SMK bisa membantu pemerintah darrah untuk membangkitkan perekonomian di desa jadi wahana untuk memberikan pengalaman, keterampilan dalam rangka khususnya menguji siswa=siswa dalam upaya membangun desa.

Bupati Acep merasa yakin dan percaya melalui program SMK Membangun Desa yang diinisiasi SMK Karnas Kuningan akan melahirkan inovasi-inovasi baru dalam rangka membangun desa.

Sebagaimana dikatakan oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Kelembagaan Antar Lembaga Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi Dr. Suprapédi, M.Eng., dalam membangun desa tidak bisa sendirian, artinya harus melibatkan semua sumber daya manusa (SDM) yang bisa menunjang sektor-sektor pembangunan di desa.

“Sumber daya manusia nu yang ada di desa dioptimalkeun, termasuk SDM SMK. Oleh sebab itu dengan adanya SMK yang melaksanakan program SMK Membangun Desa saya menyambut baik,” kata Suprapédi.

Diréktur Sekolah Menengah Kejuruan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dr. Ir. M Bakrun MM, menyebut bicara SMK tidak lepas dari soal kepekerjaan. Setelah lulus mau bekerja di mana. Kerja sama antara SMK dengan desa sangat tepat dilakukan. 

“Ini sebagai peluang yang sangat baik untuk dilakukan, menunjukan kemajuan untuk dikembangkan dalam rangka memanfaatkan SDM yang ada di SMK. Mudah-mudahan dilakukan pula oleh SMK-SMK lainnya,” kata Bakrun.***(AM)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: