Membersihkan Kali Citamba

KUNINGANMEDIA | Sabtu, 10 Oktober 2020 18:08
Bagikan ke Facebook
KM
Membersihkan kali Citamba [Foto: ]

Untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada musim penghujan tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kabupaten Kuningan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anak Rimba Kuningan dibantu sejumlah elemen masyarakat membersihkan kali Citamba Minggu, (10/10/2020).

Kegiatan yang dibuka Bupati H. Acep Purnama, melibatkan sejumlah kelompok pecinta alam termasuk jajaran TNI Kodim 0615 Kuningan. Mereka bersatu padu membersihkan sungai yang tercemar sampah.

Saat ini, Sungai Citamba kondisinya sudah banyak tersumbat sampah di beberapa titik yang mengganggu lancarnya aliran sungai.

“Dinas Lingkungan Hidup terus berupaya menjalin kemitraan dengan para pemerhati lingkungan, seperti LSM Akar. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar sungai untuk turut serta berpartisipasi membersihkan Sungai Citamba ini," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan,
Wawan Setiawan, S.Hut., M.T.
Menurut Wawan, Program Kali Bersih (PROKASIH) adalah program kerja pengendalian pencemaran air sungai dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas air sungai agar tetap berfungsi sesuai dengan peruntukannya.

"Ini untuk menciptakan kualitas air sungai yang baik, sehingga dapat meningkatkan fungsi sungai dalam menunjang pembangunan yang berkelanjutan serta mewujudkan kesadaran dan tanggungjawab masyarakat dalam pengendalian pencemaran a," kata Wawan.
Ia menerangkat, bahwa kegiatan Prokasih yang dilaksanakan saat itu melibatkan kurang lebih 150 orang yang terdiri atas 100 orang anggota LSM Akar, warga sekitar Citamba, Dinas Lingkungan Hidup, Koramil dan Polsek Kuningan.

Peserta disebar menjadi 4 kelompok yang bertugas membersihkan sampah di 4 titik, yaitu Jembatan Lembursukun sampai Jembatan Citamba, Jembatan Citamba sampai Jembatan Apotek Dea, Jembatan Apotek Dea sampai Jembatan Pasar Baru, dan Jembatan Pasar Baru sampai Jembatan Serang Awirarangan.
Sebaran peserta sengaja dilakukan agar sampah di sepanjang aliran sungai bisa disisir semua, selain untuk mencegah terjadinya kerumunan peserta di satu titik saja.

Bupati Kuningan, H. Acep Purnama menghimbau agar masyarakat Kuningan lebih sadar diri untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi dibuang ke sungai. Jika sampai terjadi bencana banjir, seperti yang pernah terjadi beberapa tahun ke belakang, akan merugikan warga sendiri.

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah bukan persoalan pemerintah daerah semata, tapi persoalan seluruh warga masyarakat.

“Pemerintah daerah akan sangat terbantu jika warganya mau peduli akan kebersihan, keindahan dan kelestarian lingkungan. Mulailah dari diri sendiri, dari lingkungan sendiri dan mulai dari sekarang, jangan buang sampah sembarangan”, tegasnya.

Ia mengharapkan, kegiatan Prokasih ini jika dilakukan secara berkala, maka kualitas air sungai pada setiap ruas sungai Prokasih minimal bisa memenuhi baku mutu air yang sesuai dengan peruntukannya. Terjadi penurunan beban limbah dari tiap sumber pencemar, sampai minimal memenuhi baku mutu limbah cair serta sungai terbebas dari sampah, sehingga aliran air di musim penghujan tetap lancar.

(AM)***

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: