PROGRAM INOVASI DESA

Bursa Inovasi Desa Zona I Lahirkan 110 Komitmen

KUNINGANMEDIA | Kamis, 04 Juli 2019 21:15
Bagikan ke Facebook
KM
Peserta poto bersama seusai pelaksacamatan Darma, Kamis (4/7/2019). [Foto: TPID Kec. Darma]

SEBANYAK kurang lebih 70 desa di enam kecamatan yakni Kecamatan Kadugede, Nusaherang, Darma, Selajambe, Subang dan Cilebak, mengikuti Bursa Inovasi Desa (BID) Zona I, di Gedung Serbaguna Desa Darma, Kecamatan Darma, Kamis (4/7/2019).

Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Drs. Deniawan, M.Si., itu diantaranya untuk memperkenalkan inisiatif atau kegiatan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat yang diniai inovatif dan berkembang di masyarakat dan desa-desa.

Selain itu menjaring komitmen pemerintah desa untuk mengadopsi kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang inovatif serta sebagai ruang konsultasi desa dalam pelaksanaan dukungan penyedia peningkatan kapasitas desa.

“Keberadaan BID ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi pemerintah desa dalam memecahkan penyelesaian masalah dan rencana pembangunan di desa. Terlebih saat ini adanya ADD (Alokasi Dana Desa) bisa memicu desa berinovasi sehingga tujuan dari pemdes itu bisa dirasakan masyarakat,” kata Deniawan.

Sementara, Ketua Panitia BID Zona I, Ir. Oleh Suparjo. Mengatakan BID merupakan ajang pertukaran ide-ide kreatif dalam pembangunan desa, bukan ajang pameran dalam bentuk produk atau barang. Tapi untuk membantu desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran pengetahuan kegiatan inovatif guna memberi inspirasi dan alternatif.

“Peserta akan mengidentifikasi mana yang sekiranya akan ditiru. Namun yang perlu diperhatikan, ketika meniru atau mereplikasi harus disesuaikan dengan potensi yang ada di desanya masing-masing. Desa harus mampu memahami potensi yang dimiliki,” papar Oleh. Menurutnya,

BID merupakan sarana untuk memicu munculnya inovasi desa sesuai dengan kondisi wilayah, potensi sumber daya alam dan ekonomi desa. Dari BID Zona I yang cukup statis menghasilkan 110 komitmen. Diantaranya 36 komitmen bidang infrastruktur, 55 komitmen bidang ekonomi dan 19 komitmen bidang SDM. Komitmen-komitmen tersebut akan didampingi oleh para Penyedia Pelayanan Kapasitas Tekhnis Desa (P2KTD) yang sudah terbentuk di Kabupaten Kuningan.

Hadir pada acara tersebut, para camat, kepala desa, BPD, sejumlah tokoh masyarakat. Selain itu, unsur Tim Inovasi Kabupaten (TIK), TIM TAPM, P2KTD, TPID, PD, PDTI dan PLD pun terlibat dalam bursa yang berlangsung cukup kreatif itu. BID yang dilakukan dengan sistem zonasi sendiri, Kabupaten Kuningan adalah kabupaten pertama di Jawa Barat yang mennggelarnya, termasuk dalam penjaringan P2KTD. (NUNG/AM)***

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: