Seblak "Ceu" Dari Cirebon Sampai London

KUNINGANMEDIA | Senin, 24 Desember 2018 12:06
Bagikan ke Facebook
KM
Ceu Lilis, Owner Seblak Ceu [Foto: Dokpri]

“Saya tidak akan ragu dan rugi jika pergi ke suatu tempat yang dianggap baik, karena pasti akan ada kebaikan,” prinsip itu dipegang oleh Lilis Suryani, pengusaha makanan ringan asal Kabupaten Cirebon dalam mengembangkan usahanya.

Itu sebabnya jika ada kegiatan seminar atau workshop kewirausahaan, ia menyempatkan untuk mengikuti kegiatan itu. Selain mendapat pengetahuan tentang kewirausahaan, juga banyak kenalan yang akhirnya menjadi mitra usaha.

Memang, dalam mengembangkan  usaha harus banyak kenalan. Soalnya semakin banyak jaringan teman, produk kita akan semakin banyak dikenal banyak orang. Tak heran jika mengembangkan produknya Lilis selalu mengutamakan mengenalkan dulu produk ketimbnag menjual.

 “Saya fokus pada pembuatan tidak memasarkan produk, karena produk yang saya buat dikenal oleh masyarakat itu  berkat kerja teman-teman mitra usaha yang sudah terjalin hubungan baik,” imbuhnya.

 Kini Lilis sudah punya ratusan mitra usaha di tingkat lokal, regional, nasional bahkan Internasional. Semua mitra usahanya-nya itu terjalin berawal dari pertemanan termasuk melalui pertemuan pada acara seminar atau workshop kewirausahaan.

Ia mengaku tidak merasa rugi meski harus mengeluarkan uang ratusan ribu rupiah untuk biaya seminar, karena dirasakan banyak manfaatnya dalam mengembangkan usahanya. Contohnya ketika mengikuti Seminar kewirausahaan di Bandung beberapa waktu lalu, ia mendapat tawaran untuk mengikuti pameran.

Kesempatan pameran pun ia manfaatkan untuk mengenalkan produk, meski harus mewakilan kepada temannya, karena kesibukan mengelola usahanya. j mengikuti pameran dan pertemuan lainnya dengan teman-teman produk Seblak Ceu semakin dikenal oleh masyarakat bukan hanya di pasar lokal, nasional bahkan internasional.

 “Alhamdulilah Seblak Ceu sudah sampai Malaysia, London dan negara lainnya. Semuanya dipasarkan oleh teman-teman, ada juga yang dipasarkan oleh TKW (Tenaga Kerja Wanita),” kata Ceu Lilis.

Untuk memenuhi pesanan mitra kerjanya, awalnya Lilis memproduksi 4 kg bahan mentah untuk dijadikan Seblak. Kini Lilis sudah mampu memproduksi 4 ton per bulan yang dipasarkan di tingkat regional, nasional dan Internasional. (AM)

 

  

          

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: