SMK Perawat dan Farmasi Hadir di Kuningan

KUNINGANMEDIA | Senin, 29 Oktober 2018 15:55
Bagikan ke Facebook
KM
SN1540803213.jpg [Foto: SMK Perawat dan Farmasi Hadir di Kuningan]

Kuninganmedia – Sekolah kejuruan saat ini sedang menjadi sekolah favorit para lulusan sekolah menengah pertama, dan SMK Persada Kuningan bisa menjadi salah satu pilihannya dengan mengandalkan kejuruan Farmasi dan Keperawatan.

 

SMK Persada ini memang masih berusia tiga tahun, namun dengan tenaga pendidik yang berkualitas ditambah prasarana laboratorium yang dimiliki sekolah cabang dari Sukabumi tersebut yakin bisa mencetak siswa-siswi berpotensi di bidang farmasi (obat-obatan/apoteker) dan keperawatan.  Hal itu pun menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat wilayah Kuningan Timur, untuk memilih sekolah kejuruan yang ada di wilayah Lebakwangi.

“Saya memang sangat tertarik dengan dunia pendidikan, dan ketika melihat dunia pendidikan ini semakin kompleks dan butuh perhatian semua pihak, maka Saya terketuk untuk ikut memajukan dunia pendidikan. Nah, kenapa Saya memilih membuka sekolah kejuruan, dikarenakan untuk kedepan, para lulusan tidak sekedar butuh ilmu pasti saja, tapi dituntut memiliki skill dan kemampuan bersaing dengan dunia kerja,” papar Ketua Yayasan  dan Ketua Dewan Pengawas, Persada, H. Agung Zainudin didampingi Ketua Komite Sekolah, Dadi, kepada Suara Cirebon, belum lama ini.

Sekolah yang berdiri diatas areal 3,2 hektar terus memaksimalkan sarana prasarana, baik dari sisi kecantikan sekolah seperti taman dan lainnya, juga adanya penambahan ruang belajar mengajar yang dibangun di belakang bangunan utama. “Kami akan terus melakukan sinergitas dengan berbagai pihak, termasuk dengan pihak pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mendukung pengembangan sekolah Persada ini,” ujarnya.

Sekolah yang berlokasi di Desa Mekarsari Kecamatan Lebakwangi tersebut memang cukup potensial dilirik masyarakat saat memilih jenjang pendidikan menengah keatas bagi putra-putrinya. Apalagi, saat ini tren apoteker dan perawat masih menjadi buah bibir yang menjanjikan untuk masa depan anak mereka. Maka dengan jumlah siswa sekitar 160 dengan 17 guru tetap dan beberapa guru tidak tetap lainnya bisa menjadi pioner bagi calon-calon siswa lainnya untuk ikut mengenyam ilmu keperawatan dan farmasi di SMK Persada.

“SMK ini pun sudah lengkap dengan laboratorium, baik laboratorium untuk Farmasi maupun untuk Keperawatan. Karena salah satu aspek yang sangat mendukung keberhasilan dua ini jurusan adalah lab. Hampir setiap mata pelajaran kejuruan berhubungan dengan laboratirum, maka bisa dikatakan wajib harus ada lab,” tambah Wakil Kepala Sekolah, Chandra. nng

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: