Pemilu 2019

GMHP Untuk Menghindari Pemilih Yang Tidak Memenuhi Syarat

KUNINGANMEDIA | Senin, 01 Oktober 2018 11:28
Bagikan ke Facebook
KM
Gerakan Melindungi Hak Pilih [Foto: Dok. KPU Kab. Kuningan]

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan, melakukan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP). Hal itu dilakukan dalam upaya penyempurnaan DPTHP-I (Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan), tindaklanjut dari Surat KPU RI Nomor: 1099/PL.02.1-SD/KPU/IX/2018 tentang Penyempurnaan DPTHP-1.

Komisioner KPU Kabupaten Kuningan Divisi Perencanaan dan Data, Dadan Hamdani, menyebutkan hal itu dilakukan untuk menghindari jika masih ditemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat misalnya pemilih ganda, pemilih belum berusia 17 tahun saat hari pemungutan suara dan belum menikah serta pemilih yang telah meninggal dunia dan faktor tidak memenuhi syarat lainnya.

Menurutnya, surat tersebut menyampaikan juga perihal memperbaiki elemen data pemilih apabila ditemukan pemilih yang elemen datanya keliru atau belum lengkap; dan memasukkan data pemilih apabila masih ditemukan pemilih yang belum terdaftar.

“Ini dalam rangka melindungi hak pilih warga Negara Indonesia, tindaklanjut himbauan KPU RI kepada KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota agar membuka Posko Layanan Pemilih GMHP bagi yang belum terdaftar pada DPTHP-1 di kantor KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, PPK, dan PPS.

Selanjutnya KPU Provinsi dan KPU/KIP Kabupaten/kota secara aktif berkoordinasi dengan Dinas serta kelompok masyarakat tertentu yang berpotensi kehilangan hak pilih. Kemudian KPU Provinsi dan KPU/KIP Kabupaten/Kota melalukan sosialisasi.

Dadan Hamdani menjelaskan, kegiatan DPTHP-1 akan berlangsung selama 60 hari terhitung sejak tanggal 1 s.d. 28 Oktober 2018, Penyusunan DPTHP-1 tingkat desa/kelurahan tanggal 29 Oktober s.d. 3 November 2018.

Sementara rekapitulasi DPTHP-1 tingkat kecamatan tanggal 1 November s.d. 6 November 2018. Kemudian sinkronisasi hasil rekapitulasi DPTHP-1 dengan partai politik tanggal 4 s.d. 10 November 2018 dan rekapitulasi DPTHP-1 tingkat kabupaten/kota tanggal 9 s.d. 13 November 2018.

“Saya optimis, melalui GMHP ini data pemilih untuk kepentingan Pemilu Serentak Tahun 2019 akan berkualitas dan akurat. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh keleluasaan waktu yang tersedia dan masifnya gerakan hingga tingkat desa/kelurahan,"tandasnya. (AM)***

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: