Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Dikukuhkan

KUNINGANMEDIA | Kamis, 16 Agustus 2018 20:18
Bagikan ke Facebook
KM
Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Dikukuhkan [Foto: Humas Setda Kuningan]

SEBANYAK 45 orang anggota Paskibra Kabupaten Kuningan yang baru selesai mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibra, dikukuhkan Bupati Acep Purnama, di Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (16/8/2018).

Mereka tampak penuh percaya diri untuk melaksanakan tugas sebagai pengibar Bendera Pusaka pada Upacara HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Kuningan, di Stadion Mashud Wisnu Saputra, Jumat  17 Agustus 2018.

“Selamat  kepada anggota maupun instruktur serta pihak terkait yang telah melaksanakan diklat , khususnya kepada  Polres Kuningan, Kodim 0615 Kuningan yang memberikaan pengeahuan kepada sejumlah anggota Paskibra yang akan melaksanakan tugas pada upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Acep Purnama.

Ia menambahan, anggota Paskibra harus menjadi kebanggaan keluarga, kebanggaan sekolah karena merupakan siswa siswi terpilih dan terbaik hasil seleksi yang akan melaksanakan tugas pada pengibaran bendera pada momentum bagi seluruh bangsa Indonesia,.

“Anggota pasukan pengibar bendera pusaka adalah putra putri terbaik yang memiliki keistimewaan. Diharapkan bukan hanya sebagai pasukan pengibar bendera pada upacara HUT  Proklamasi Kemerdekaan RI, namun harus mampu menunjukan keteladanan sebagai pelajar yang berprestasi, berdisiplin dan bermoral serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” paparnya.

Bupati Acep mengharapkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka  memiliki integritas kepribadian yang baik, mental yang kokoh, ulet tegar serta pantang menyerah untuk berjuang demi kemajuan Kabupaten Kuningan bangsa serta Negara Kesatuan Repulik Indonesia.

Sebagai angota pasukan pengibar bendera pusaka punya tanggung jawab berat. Esensi merah putih dalam bendera Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki makna yang cukup luas.

“Di dalamnya terkandung nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 serta keanekaragaman budaya dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia., yang harus senantiasa dikibarkan serta diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari,” paparnya. (AM)* 

 

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: