Sapu Bersih Pungutan Liar

KUNINGANMEDIA | Rabu, 25 April 2018 20:11
Bagikan ke Facebook
KM
Sapu Bersih Pungutan Liar [Foto: Humas Setda Kuningan]

PUNGUTAN liar (puungli) cermin kebobrokan prilaku mental dan spiritual. Segala  bentuk  pungli di era keterbukaan sekarang ini harus dihilangkan. Hal itu dikatakan Plt Bupati Kuningan, Dede Sembada, dalam  sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemkab Kuningan, Dodi Nurohmatuddin, pada acara Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli), di Ballroom Raja Seafood, Rabu (25/4/2018).  

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah mengeluarkan keputusan Bupati Kuningan Nomor 700/Kpts.538-inspektorat/2016 pada tanggal 30 November 2016. tentang pembentukan unit satuan tugas sapu bersih pungutan liar di Kabupaten Kuningan.

“Upaya pemberantasan pungutan liar di daerah harus dilakukan secara tegas, terpadu, efektif, efisien, dan mampu menimbulkan efek jera kepada pelaku pungutan liar,” Dede Sembada.

Dengan dibentuknya Satgas Saber Pungli, berrbagai bentuk pungutan yang tidak resmi dihilangka sehingga dengan keterpaduan koordinasi dan kerja sama dari semua pihak diharapkan operasi pemberantasan pungli ini dapat berjalan secara efektif.

Sosialisasi saber pungli ini menekankan untuk membangun pelayanan publik yang bersih dan mudah diakses, dan tidak akan segan–segan menindak langsung para operator palayanan publik yang masih bermain–main dengan praktik pungutan liar. (AM)* 

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: