Mojang Kuningan, Kuat..! (1)

KUNINGANMEDIA | Sabtu, 10 September 2016 06:13
Bagikan ke Facebook
KM
Menari [Foto: Zoen]
INDONESIA adalah suatu negara yang menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, dimana tidak mentolerir adanya eksploitasi dan dominasi suatu golongan terhadap golongan manusia lainnya. Namun ternyata Indonesia mempunyai struktur masyarakat umumnya masih bersifat patriakal.
 
Yang dimaksud dengan system patriakal adalah merupakan struktur yang mengesahkan bentuk kekuasaan dimana kaum laki-laki mendominasi kaum wanita. Faktor ekonomi wanita yang lebih lemah menjadi penyebab dominasi lelaki, sehingga wanita tergantung pada laki-laki untuk memenuhi kebutuhan materialnya.
 
Pemisahan kondisi antara status lelaki dan wanita seperti ini sudah dirasakan dalam lingkungan keluarga dimana lelaki berperan sebagai kepala rumah tangga, dan bekerja sebagai pencari nafkah, sedangkan wanita berperan umum dikatakan adalah “Ibu rumah tangga” yang bertugas disektor domestik (Pendidik anak, dan pengatur rumah tangga sehari-hari).
 
Memang tidak bisa dipungkiri, tugas-tugas sebagai ibu rumah tangga adalah sangat bersifat heroisme, tidaklah gampang untuk mendidik anak, dan mengatur rumah tangga yang terkadang sangat kompleks permasalahannya.
Karena pemisahan tugas wanita disektor domestik adalah hal yang dibenarkan, maka banyak orang tua yang menyekolahkan anak laki-lakinya kejenjang lebih tinggi dibanding anak wanita.
 
Hasilnya rendahnya pendidikan wanita penyebab ketidakmampuan wanita untuk mengangkat kualitas kehidupannya. Dan tak luput juga kena serangan pelecehan batin maupun pelecehan jasmani. Selama struktur patriakal ini masih dibenarkan, maka posisi wanita sebagai kelas dua disegala sektor akan terus berlangsung.
 
Uraian sedikit di atas sebagai gambaran dimana masih banyak posisi wanita Indonesia yang tidak diuntungkan, maka saya menulis artikel ini untuk mengingatkan khususnya kepada mojang-mojang Kuningan, bahwa sebagai kaum mojang kita harus mengangkat mensejajarkan status mojang sama dengan status jajaka.
 
Apa yang harus dilakukan untuk menghapus posisi mojang sebagai kelas dua ?. Slogan saya seperti judul artikel ini “Mojang Kuningan Kuat..”, (dalam arti, kuat mental, kuat cerdas, kuat berkarya, dan kuat berani.)
Kuat Mental yang berarti positif misalnya saja kuat mental dalam disiplin, yang maksudnya membentuk, atau meningkatkan karakter ketangguhan mental untuk mencapai kemajuan dan kenikmatan, dan pengendalian diri, dalam arti mampu mengontrol emosi pola pikir sehingga kita bisa mengatasi segala masalah dalam kehidupan dengan ketenangan.
 
Nenen Gunad, Anggota Komunitas Lembur Kuring 2007
 

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: