Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita

Zoen Mahardika | Ahad, 06 Maret 2016 18:06
Bagikan ke Facebook
KM
Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita, pada pentas di Gedung Kesenian Raksawacana Kuningan, Sabtu (5/3/2016)* [Foto: Zoen Mahardika]

APALAH arti kekuasaan kalau tidak ada yang dikuasai olehnya. Apalah arti Brahmana kalau tak ada Sudra sebagai pembandingnya. Sikap itulah yang mengendap berpuluh  tahun pada penghuni Desa Selangit yang merasa keturunan  raja-raja jaman lampau.

Maka, dengan dalih bahwa penghuni desa tetangganya, Desa Tanah rekah adalah bekas abdi-abdi raja mereka, konflik selalu diciptakan. Pemicunya bisa apa saja, yang penting harus ada beda kasta di antara dua Desa tersebut.   . 

Masalah paling tajam ketika Desa Selangit tak mau memberikan sedikit pun aliran dari mata airnya yang yang berlimpah, artinya Desa Tanah Rekah harus tetap kering dan mengabdi sepanjang masa.

Adalah Abah Acim, salah seorang dari Desa Tanah Rekah yang karena masa lalunya gagal, diam-diam merencanakan sesuatu. Dia mengangat anak bernama Caca Suraca Handika yang karena kenistaan, kemiskinan, dan ke’sudraan’ desanya berubah nama menjadi Cangik.

Sampai saat yang dianggap tepat, Abah Acim yang Renta membakar kembali amarah dan keinginan orang-orang Tanah Rekah melalui Cangik, yaitu mempunyai harga diri, tanah, dan air.

Tapi apalah jadinya, tiba-tiba muncullah masa lalu Abah Acim. Perempuan ningrat Desa selangit yang dulu habis-habisan dicintainya. Perempuan yang juga telah renta itu justru sedang membangun kebrahmannya lewat anak tunggalnya Ranjit dan cucunya yang bernama Kempet. Dialah Ibu Sepuh Ratu Rita.

Akankah konflik harga diri, kasta, tanah, dan air, selesai oleh masa lalu yang disebut ‘Cinta’ “Aku harus membunuh cinta, untuk cinta…” Demikian perempuan brahmana itu menyelesaikannya!

Lakon  Lelaki Tua dan Ibu Sepuh Ratu Rita bisa dsaksikan pada penta; teater Sado garapan Sutradara Aan Sugiantomas di Gedung Kesenian Raksawacana Kuningan mulai 29 Februari sampai 13 Maret 2016.         

Jadwal Pentas Senn-Jumat 14.00 Wib. Sabtu 19.30 WIB . Minggu 10.00 WIB dan 14.00 WIB 

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: