Pengrajin Tahu dan Tempe Masih Mengandalkan Kedele Impor

KUNINGANMEDIA | Sabtu, 24 Januari 2015 17:18
Bagikan ke Facebook

KOTA, (KM): Para pengrajin tahu dan tempe di Kabupaten Kuningan, hingga kini masih mengandalkan  bahan baku kacang kedele dari luar negeri (Amerika). Hal itu karena tidak tersedianya produk kacang kedele lokal hasil petani di daerah ini.

Padahal, menurut Ketua Koperasi Pengrajin Tahu Tempe Kabupaten Kuningan, Jono Sugiono, jika ada kedele lokal pengrajin tah tempe Kuningan akan memilih kacang kedele lokal.

“Kacang kedele lokal kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan kedele USA, baik acinya, aroma maupun rasanya,” kata Ketua Koperasi Pengrajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Kuningan, Jono Sugiono, di sela-sela acara Rapat Anggota Tahunan (RAT), belum lama ini.

Jono berharap Pemkab Kuningan  mengambil langkah agar medorong petani untuk menanam kedele. Kopti Kuningan siap untuk menampung hasil produksi kedelai petani Kuningan dengan harga pasar.

Dia menambahkan, selama tahun 2014 Kopti Kabupaten Kuningan mampu menjual kedele kepada pepti pada tahunngrajin tahu dan tempe di Kuningan  sebesar Rp 5.714.416 kg tahun dari rencana  6 juta kg (95,24%). (Rahayu)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: