Telah Lahir Generasi Kepesindenan di Kuningan

Zoen Mahardika | Senin, 01 Desember 2014 20:47
Bagikan ke Facebook

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_title

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_fotografer

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

KM
[Foto: ]

UNTUK mencari bibit juru kawih atau sinden di masa sekarang tentu tidak mudah. Selain pertimbangan minimnya minat remaja untuk menekuni kepesindenan, juga dikaitkan dengan bakat dan kemampuan untuk mendalami bidang .   Untungnya, masih ada di antaranya remaja khususnya di Kabupaten Kuningan yang punya minat  serta bakat dalam bidang kepesindenan.


Buktinya, kini telah lahir generasi baru kepesindenan yang diwariskan oleh salah satu sinden Eti Suhalawati, kepada beerapa remaja yang Nunik Rizki Deristian, Dwika Zellla Octaviani, Tiara Widyandari, Putri, Divna Silvana, Yeni Suryeni, Feni Octaviani, Dhe Ria, Imas, Indah, Tikamala, Rina, Desi, Ina, Ineu, R. Jungjunan.
Pewarisan kepesindenan dilakukan di kawasan obyek wisata Waduk Darma, Minggu (30/11/2014), bersamaan pula dengan pewarisan Rebab, Tarompet serta Goong Renteng.   Rebab diwariskan oleh  Mang Dadang,  Dede Kuntara, Edi Tatang, Irwana, Tarompet Mang Dadang Sudarsa Sarkum, Udin, yayan, ujang, Goong Renteng SahriUcup, Ivan , Deris, Haris, Raka, Dodo, Didin, Boun.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kuningan Teddy Suminar, menyatakan, Pewarisan Kepesindenan, Rebab, Terompet dan Goong Renteng, itu untuk menumbuhkan kembali rasa memiliki dan kebanggaan terhadap seni dan budaya lokal khususnya bagi para remaja.


"Kami punya keinginan untuk melahirkan generasi penerus kesenian Sunda, sesuai dengan moto acara ini Ngipuk Sirung Ki Sunda Sangkan Micinta kana Seni Budaya," kata Teddy Suminar.  

Wakil Bupati Kuningan H. Acep Purnama yang menghadiri acara tersebut merasa gembira dengan lahirnya generasi Kepesindenan, Rebab, Terompet dan Goong Renteng.

"Alhamdulillah kini lahir generasi baru yang akan meneruskan generasi seni Sunda yang kini usianya sudah tua. Diharapkan akan mewarnai dan memperkaya kesenian Sunda khususnya di Kabupaten Kuningan," kata Acep Purnama. (Zoen(***
 

Komentar (1)

sarkam

Hatur nuhun upami aya anu neuruskeun generasi muda kana kasenian sunda terus lestarikeun budaya sunda wayang golek, calung,nono kadugede, sareng anusanesna kuningan kudu gaduh ciri hkhas kesenian sunda anu bisa diteima masyarakat se Indonesia sarka di Malang .

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: