Empat Anak Korban Sodomi

Zoen Mahardika | Rabu, 14 Mei 2014 19:44
Bagikan ke Facebook

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_title

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_fotografer

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

KM
[Foto: ]
JL. RE. MARTADINATA, (KM): Orang tua yang punya anak usia di bawah umur harus waspada. Banyak kasus  terjadi yang menimpa anak seperti  sodom (penyimpangan seksual) yang terjadi di beberapa darah akhir-akhir ini. Bahkan di Kabupaten Kuningan empat orang anak diduga telah menjadi korban kekerasan seksual tersebut.
 
Seperti halnya yang terjadi  di Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu, empat orang anak menjadi korban kekerasan yang diduga dilakukan oleh dua orang anak usia sekolah SMP dan SMK
 
Keempat anak korban sodomi antara lain  U (10), F (10), R (10), dan J (11).  Dua orang anak pelakunya , berinisial Us (16) siswa kelas I SMK dan Sa (14) siswa kelas II SMP.
 
Kasus tersebut terungkap saat mereka sedang belajar  membaca alquran di rumah  Kiyai Marzuki, seorang guru mengaji di desa tersebut. Sebagai guru mengaji, Kiyai Marzuki tidak sekadar membekali ilmu tentang membaca Alquran, tapi juga selalu menasehati agar anak didiknya tidak melakukan perbuatan  yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.
 
 Salah satu diantaranya,  saat itu Kiyai Marzuki membahas soal   kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak di luar daerah yang diberitakan banyak media massa. Pada kesempatan itu, pula Ustadz Marzuki menyampaikan amanatnya agar para santrinya tidak terjebak dengan perbuatan itu.
 
Setelah menyampaikan amanatya, Kiyai Marzuki merasa kaget ketika ada salah satu anak didiknya yang menyebutkan ada empat santrinya yang pernah menajdi korban sodomi  yang diakukan terduga dua tahun lalu.
 
Berdasarkan penuturan santri itu,  Kiyai Marzuki  segera menemui   orangtua anak-anak tersebut serta kepada keluarga dua orang anak yang diduga di sebagai pelakunya 
 
Awalnya, pihak korban menempuh jalur kekeluargaan dengan pihak pelaku. Namun, denganberbagai pertimbangan akhirnya pihak korban melaporkan terduga ke Polres Kuningan.
 
Kapolres Kuningan AKBP Harry Kurniawan menyatakan, pihaknya akan segera memanggil pelaku, setelah pihak korban melapor. (Zoen)***
 

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: