Presiden SBY Tanya Soal Pasar Lokal Ubi Jalar

KUNINGANMEDIA | Selasa, 04 Februari 2014 22:51
Bagikan ke Facebook
KM
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menanya pasar lokal ubi jalar, saat meninjau pabrik pengolahan ubi jalar di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Selasa (5/2/2013). [Foto: zoen]

CILIMUS, (KM) : Bisnis olahan makanan berbahan dasar ubi jalar punya peluang pasar yang cukup menggembirakan.  PT. Galih Estetika Indonesia, perusahaan pengolahan  ubi jalar yang berlokasi di Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan mampu mengekspor 60 ton berbagai jenis produk makanan dengan bahan dasar ubi jalar ke Korea dan Jepang.

Produk makanan tersebut,  di antaraya dalam bentuk pasta ubi jalar, daigaku, slice, solid, dice cut, powder, taiko, chip dan pigmen ubi jalar.

Direktur Utama PT. Galih Estetika Indonesia, Elis Rosmiati, mengatakan semua jenis produk itu berbahan baku ubi jalar varietas Kuningan Putih, Bogor Maja, Benimasari, Naritokintoki, Ayamurasaki dan Kidal.

:”Ini hasil olahan ubi yang djual ke Korea dan Jepang, makanan ini ada yang direbus dan ada yang digoreng,”kata Elis, dalam paparannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Kuningan, Selasa (4/2/2014).

Presiden SBY sempat menanyakan soal pemasaran produk makanan ubi jalar di tingkat lokal, Elis menjawab pertanyaan Presiden bahwa pihaknya punya rencana untuk memasarkan produk olahan ubi jalar di Indonesia. (Zoen)***

 

 

 

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: