Iyom Romdaniah Pimpin BEM STAI Al-Ihya

KUNINGANMEDIA | Sabtu, 06 Juli 2013 01:47
Bagikan ke Facebook

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_title

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_fotografer

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

KM
[Foto: ]

 CIGUGUR, (KM): Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Ihya telah menggelar pemilu Raya pada 4 juli 2013 untuk memilih ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STAI Al-Ihya yang baru, karena kepengurusan BEM periode 2012/2013 ini sudah habis masa jabatannya. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badan Eksekutif Mahasiswa STAI Al-Ihya, Cep Somantri, memaparkan, ada beberapa tahapan dalam proses Pemilu Raya ini, mulai dari Pendaftaran bakal calon, perivikasi, sosialisasi, kampanye, hingga pemilihan Calon Presiden Mahasiswa (Capres) dan Calon Wakil Presiden Mahasiswa (Cawapres) BEM STAI Al-Ihya. "Sebelumnya ada dua bakal calon Presma yang mendaptar tapi hanya satu pasangan yang lolos perivikasi, yaitu Iyom Romdaniah dan Nursidin, meskipun hanya satu pasangan, kita tetap adakan Pemilu Raya, pada tahap penghitungan suara pasangan Iyom Romdaniyah dan Nursidin, unggul, dengan jumlah suara 210, dari jumlah hak suara yang datang ke TPS 285 mahsiswa," tutur Cep Somantri kepada KUNINGAN MEDIA, Jum'at (5/7/2013). Sementara, Iyom Romdaniyah sebagai Presma BEM STAI Al-Ihya terpilih mengatakan, saya ucapkan terimakasih banyak kepada kawan-kawan yang telah bekerja keras dan mendukung saya sebagai Presma BEM STAI Al-Ihya, semoga kedepannya BEM STAI Al-Ihya bisa lebih baik lagi. "Diharapkan seluruh mahasiswa STAI Al-Ihya bisa bkerja sama dalam mewujdkan harapan-harapan kami bersama, menjadi lebih baik dan lebih berjaya, semoga kami bisa memfasilitasi beragam potensi yang dimiliki mahasiswa, dan bisa menampung aspirasi-aspirasi dari kawan-kawan semua," Paparnya. Sopandi, selaku Presma BEM STAI Al-Ihya periode 2012/2013, mengatakan, Pemilu Raya merupakan cara terbaik untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memutuskan pilihannya tanpa diwakili oleh siapapun. "Terlepas siapa yang terpilih, diharapkan mampu melanjutkan estapet kepemimpinan BEM selanjutnya, 'yang lama yang baik dipertahankan, yang baru yang lebih baik lakukan'," Ujarnya. (Eka

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: