Tujuh Mantan Jemaah Ahmadiyah Resmi Masuk Islam

Zoen Mahardika | Senin, 17 Juni 2013 21:37
Bagikan ke Facebook

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_title

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_fotografer

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

KM
[Foto: ]

CIGUGUR, (KM): Sebanyak tujuh orang mantan jemaah Ahmadiyah yang tergabung dalam Komunitas Al-Hidayah resmi masuk agama Islam. Mereka membacakan kalimat syahadat di Masjid At Taufik Kuningan Islamik Center Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Senin (17/6/2013).

Tujuh orang mantan jemaah Ahmadiyah itu di antaranya Cicih Juarsih (45), Adi Setiawan (16), Rohman (56), Solihin (45), Ahmad Efendi (39), Maryam (45) dan Eni Suhartini (45). Ke-tujuh mualaf itu umumnya warga Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana. "Bagi kami ini merupakan hidayah dari Alloh, karena kami ragu bahwa Ahmadiyah bukan Islam. Dari keraguan itu akhirya menjadi keyakinan kami harus keluar dari Ahmadiyah dan masuk agama Islam yang sebenarnya," kata Janu. Di depan ribuan jemaah umat Islam serta disaksikan pula Menteri Agama Suryadharma Ali, Bupati Kuingan H. Aang Hamid Suganda dan unsur Muspida serta tamu undangan lainnya Janu menerangkan, selama puluhan tahun mengikuti ajaran Ahmadiyah merasa ribed karena sholat harus di milik Ahmadiayah dan imam khusus. areyebutkan,, setelah keluar dari Ahmadiyah mantan jemaah Ahmadiyah telah membentuk komunitas yang disebut Taslima (Komunitas Muslim Al Hidayah yang anggotanya berjumlah 67 orang. "Kami berharap agar diberdayakan, karena tujuan terbentuknya Komunitas Muslim Al Hidayah antara lain untuk memberdayakan ekonomi umat dan pendidikan sehingga kami bisa mandiri," paparnya. (Zoen)***.

Komentar (1)

hafiz

dari foto tersebut tidak ada satupun yg saya kenal, saya selaku orang manislor asli mempertanyakan kebenaran dari berita tersebut. Berita pertobatan ini sungguh menyesatkan publik. Ahmadiyah adalah Islam dan setiap hari selalu membaca dua kalimat syahadat dalam setiap sholat-sholatnya. Jadi bagaimana mungkin seorang yang sudah menjadi Islam harus bertobat mengucap dua kalimat syahadat lagi?.: Adalah berita yg tidak benar atau fitnah bahwa Ahmadiyah memiliki kitab suci selain Alquran. Warga yg "dipaksa" tobat seaungguhnya bukan warga Ahmadiyah. Setiap warga Ahmadiyah memiliki kartu dan nomor anggota. Berita ini adalah fitnah dan memilikk motif tertentu untuk memecah belah bangsa dengan sentimen SARA. Demikian tanggapan saya. Terimakasih.

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: