Bendahara di Lingkungan Setda Dibina

KUNINGANMEDIA | Kamis, 28 Februari 2013 20:53
Bagikan ke Facebook
KM
Ilustrasi [Foto: Istimewa]

PENDOPO, (KM) : Bagian Keuangan dan Sarana Sekretariat Daerah (Setda) Kuningan melakukan pembinaan terhadap sejumlah bendahara dan bendahara pembantu di lingkungan Setda Kuningan, di ruang rapat Linggajati Setda Kuningan,  Kamis (28/2/2013).

Kepala Bagian Keuangan Setda Kuningan Uka Sukari mengatakan, hal itu dilakukan  guna meningkatkan kompetensi bendahara dalam penatausahaan keuangan yang benar, tepat waktu serta sesuai perundang-undangan.

“Seluruh proses keuangan  akan dikomparasikan antara dokumen rencana kerja anggaran (RKA)) dan dokumen penjabaran anggaran (DPA) dengan surat pertanggungjawaban (SPj). Bukti-bukti itu harus sesuai penggunaan serta sesuai  pos anggaran,” kata Uka Sukari.

Menurut Uka, kompetensi bendahara dan bendahara pembantu akan terlihat dari  cara membuat RKA dan DPA dalam penatausahaan keuangan. Selain itu akan  tercermin pula dalam pencatatan akuntansi dan dokumen SPJ yang  baik dan benar sesuai kode rekening.

"Intinya harus bisa  dipertanggungjawabkan antara penerimaan dan pengeluaran dalam pembukuan kas keuangan," imbuhnya.

Hal itu dibenarkan Asisten Administrasi Setda Kuningan, Uus Rusnandar, yang menyebutkan dalam pengelolaan keuangan daerah harus mengacu pada Permendagri.

''Pengelolaan keuangan yang benar itu tercantum dalam  RKA dan  DPA, artinya  RKA harus terjabarkan dalam arus daptar pembukuan kas keuangan," kata Uus Kusnandar.

Sementara, Kepala Bidang  Akuntansi dan Pelaporan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kuningan, Aji Sudiaji, megatakan pengelolaan keuangan harus mengacu perundang-undangan yang berlaku. Selain itu perlu  acuan yang mendekati dan mudah diaplikasikan untuk  mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan.

Menurut  Sudiaji,  ada dua peraturan  teknis yang bisa membantu dalam pengelolaan keuangan  yakni Permendagri nomor 13 ahun 2006 sebagai pedoman pengelolaan keuangan daerah dan nomor 55 tentang tata cara pelaksanaan penatausahaan dan penyusunan keuangan.

"Hal ini penting diterapkan apalagi pada tahun 2013 ini pak bupati menargetkan untuk mendapat predikat wajar tanpa pengecualian," kata Aji Sudiaji, pada acara pembinaan Bendahara dan Bendahara Pembantu di lingkup Setda Kuningan, di ruang Rapat Linggajati Setda Kuningan,  Kamis (28/2/2013).
daerah," ujar  Sudiaji (Noenk Khazanah)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: