Dipenda Kuningan Mulai Pungut Pajak Kamar Kost

KUNINGANMEDIA | Senin, 04 Februari 2013 19:43
Bagikan ke Facebook

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_title

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: mf_fotografer

Filename: modpublic/v_seratan.php

Line Number: 149

KM
[Foto: ]

PENDOPO KUINGANMEDIA) : Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Kabupaten Kuningan, pada tahun 2013 ini mulai memungut pajak kamar kost. Pajak kamar kost masuk kategori pajak hotel, yang berlaku bagi pemilik rumah atau  bangunan yang memiliki lebh dari 10 kamar kost.

“Tahun ini kita mulai memungut pajak, setelah sampai bulan Desember 2012 lalu melakukan sosialisasi. Bahkan sampai saat ini kita masih melakukan sosialisasi,"kata Kepala Dipenda Kabupaten Kuningan, Asep Taufik, kepada KUNINGAN MEDIA, Senin (4/2/2013)..

Menurut Asep Taufik, ketentuan pajak kost adalah 10 % dari omzet per bulan.. Ketidakjujuran pemilik dalam menjelaskan omzet menjadi kendala  bagi petugas pemungut pajak. Tapi Asep Taufik optimis,  dengan keuletan, kesabaran dan dorongan yang kuat pemilik objek pajak kamar kost , bisa menyadarkan mereka untuk taat membayar pajak. *

Komentar (2)

dodo

pendapat saya, dari pd narik pajak kos"an. mending di kurangi saja pegawai pemerintahan yang kurang berpungsi. spy angaran pembangunan tidak habis di pake bayar gaji pegawai. . di kab kuningan itu 75% angaran habis di pake bayar gaji pegawai.

Didi Rodiaman

ini caranya kuningan untuk meningkatkan APBD nya..??? sementara 70% APBD kita habis untuk gaji pegawai di tahun 2012. dan Ironisnya dari survey Fitra bahwa Kuningan ada di posisi 2 dengan 74% APBD habis untuk gaji pegawai selama 2012, gimana mau sejahtera ni...???? terus sekarang kosan yg hanya ada berapa persen di Kuningan akan di kenakan pajak 10%, pasti harga kosan akan naik dan kasian bagi pelajar dari daerah pinggir kuningan dongg... rata2 orang tua mereka adalah petani, kuli kasar, pedagang musiman, bahkan pedagang rorisan di ibu kota.

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: