Seputar Perda Pariwisata

KUNINGANMEDIA | Selasa, 13 November 2012 23:27
Bagikan ke Facebook

PENDOPO : Pemerintah Kabupaten Kuningan kini sedang menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang kepariwisataan. Kendati masih dalam tahap pembahasan, namun sudah banyak masukan dari elemen masyarakat, karena  tidak ada klausul yang ,elaang tempa hiburan  menjual minuman keras.

“Kami sudah menyampaikan aspirasi kepada DPRD, tapi belum ada kejelasan.Kami khawatir Raperda yang tanpa ketegasann sikap dari Pemkab Kuningan itu benar-benar disetujui,” ujar Ketua Gerakan Anti Maksiat (GAMAS),  Nana.

.
Sementara itu, Sekda Kuningan, H. Yosep Setiawan menjelaskan, justru dengan dibentuknya Perda kepariwisataan itu untuk mengatur keberadaan tempat hiburan agar tidak menyimpang dari aturan, ketetapan, dan kebijakan pemerintah. Ia sendiri mengaku setuju dengan apa yang disampaikan para Ormas Islam, dan pihaknya akan menampung aspirasi itu dalam sebuah kebijakan pemerintah.

“Saya sendiri tidak mau adanya tempat hiburan yang berbau kemaksiatan. Kalau kafe, ya murni kafe saja. Untuk itu, Kami mohon pengertiannya karena raperda ini masih dalam tahap pembahasan dan tentunya menampung aspirasi dari masyarakat,” kata Yosep (nung/km).

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: