BPKAD Telusuri Rekening SKPD

KUNINGANMEDIA | Kamis, 12 Juli 2012 16:49
Bagikan ke Facebook

JL>SILIWANGI : Terkait samarnya status rekening operasional pada 11 SKPD di lingkup Pemkab Kuningan, eksekutif mempunyai alasan jika pada tahun 2011 itu adalah masa transisi karena belum terbentuknya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Demikian dikatakan Kepala BPKAD, Apang Suparman. Menurutnya, itu hanyalah masalah administrasi, yang seharusnya semua rekening itu dilaporkan ke BUD (bupati dan BPKAD), tapi ada SKPD yang hanya melaporkan sebagian rekeningnya saja. BPKAD pun sudah menelusuri dan semua arsip serta administrasi rekening itu ada di SKPD.

Paparan itu pun sudah disampaikan eksekutif kepada DPRD, dalam jawaban bupati terhadap pandangan umum fraksi, beberapa hari lalu. BPKAD pun telah mengedarkan surat kepada SKPD untuk membenahi sistem administrasinya, dan diharapkan di tahun 2012, tidak ada satu rekening pun yang disembunyikan, berarti semua harus dilaporkan kepada BPKAD dan bupati.

Ketika ditanya potensi hilang, Apang dengan tegas menyatakan, jika rekening itu tidak akan hilang, karena ada arsip di SKPD-nya. Saat ini pun, pihaknya sedang membenahi terkait dugaan itu, dan segera akan disampaikan kepada BPK, termasuk kepada DPRD.

Sementara itu, dalam Pandangan Umum Fraksi atas LKPj Bupati tahun 2011, banyak fraksi yang menyoroti hasil audit BPK. Dimana salah satunya adalah, rekening operasional yang berpotensi hilang pada 11 SKPD itu sebanyak 22 rekening dengan saldo sebesar Rp 648 juta lebih. (khazaah/kuningnmedia)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: