Rencana Pembentukan Provinsi Cirebon Perlu Pengkajian Komprehensif

KUNINGANMEDIA | Jum'at, 13 April 2012 21:44
Bagikan ke Facebook

RE. MARTADINATA : Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pansasila (MPC-PP) Kabupaten Kuningan Harnida Darius, menilai wacana pembentukan propinsi Cirebon yang diprakarsai Presedium Pembentukan Provinsi Cirebon (P3C) khususnya perwakilan Kabupaten Kuningan telah mengusik nuansa batin dan perang urat syarap masyarakat Kuningan.
Menurut Harnida, pembentukan provinsi Cirebon bukan hanya kepentingan legislatif maupun eksekutif, melainkan harus menyertakan keterwakilan unsur masyarakat yang merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem dalam penyelenggaraan pemerintahan (kekuasaan).
“Keputusan terkait aspirasi persetujuan pembentukan Provinsi Cirebon, hendaknya melibatkan seluruh komponen masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan,” kata Harnida, saat menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Kuningan, Jumat (13/4/2012).
Dalam aspirasi yang melibatkan ratusan pengurus serta anggota PP yang mewakili beberapa kecamatan, diterima Wakil Ketua DPRD Kuningan Yudi Budhiana dan H. Toto Hartono serta Komisi A Pusantara, di ruang sidang utama DPRD Kuningan.
Keputusan tentang aspirasi persetujuan propinsi Cirebon, sambung dia, hendaknya tidak hanya disetujui dan diputuskan sepihak oleh anggota DPRD Kabupaten Kuningan. Untuk itu perlu peninjauan kembali terhadap surat keputusan yang telah disetujui DPRD Kabupaten Kuningan.

Dia menegaskan, MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan tidak menyatakan menolak ataupun memberikan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Cirebon. Tapi hendaknya terlebih dahulu melakukan pengkajian komprehensif menyangkut unsur sejarah, geografi, demografi, social, budaya ekonomi dan politik.
“Ini untuk menghindari konflik horizontal antara pihak yang mendukung dan pihak yang menolak,” jelasnya. (kuninganmedia.com)* .

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: