124 Koperasi Terancam Dibubarkan

KUNINGANMEDIA | Selasa, 12 Juli 2011 18:04
Bagikan ke Facebook

Jl. ARUJI KARTAWINATA : Sebanyak 124 koperasi di Kabupaten Kuningan terancam dibubarkan, karena banyak koperasi yang tidak sehat sehingga perlu pengawasan dan pembinaan intensif dari pemerintah.

Berdasarkan pendataan Dinas Koperasi dan UKM Kuningan, hingga bulan Mei 2011, dari 519 koperasi di Kabupaten Kuningan, 19 persen diantaranya sudah dinyatakan tidak aktif.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kuningan, Uca Somantri, kepada kuninganmedia.com, mengatakan, ke-124 koperasi tersebut kini dalam pembinaan Dinas Koperasi dan UKM.

"Jika mungkin bisa diarahkan dan dibenahi, maka koperasi yang tidak sehat tersebut bisa kembali aktif, dan diharapkan bisa berkembang seperti koperasi yang lainnya," ujarnya.
Dijelaskan Uca, sebelum koperasi dituntut untuk berinovasi dan kreatif, yakni lepas dari dinas, pertumbuhan koperasi menjamur. Namun menjamurnya koperasi saat itu, hanya sebatas kuantitas.

Sedangkan kualitasnya sendiri tidak bersumber daya. Mereka hanya memanfaatkan suntikan dana yang disediakan pemerintah. Terlebih saat musim kucuran KUT (Kredit Usaha Tani), banyak muncul koperasi dadakan.
Setelah dilepas, dengan tujuan untuk mendidik koperasi mandiri, saat itu pula, banyak koperasi yang kolaps, satu persatu koperasi mulai tidak aktif, sehingga dibubarkan. Kini hanya koperasi yang benar-benar memiliki manajemen baik dan kreatif yang bisa bertahan.

Sebagai langkah pembinaan, Dinas Koperasi dan UKM Kuningan kerap melakukan pelatihan bagi para pelaku koperasi. Seperti yang telah dilakukan belum lama ini, Dinas Koperasi dan UKM bekerjasama dengan Dekopinda telah mengadakan pelatihan perkoperasian.

Pelatihan tersebut, meliputi, strategi pemberdayaan KUKM di Kuningan, kelembagaan dan usaha koperasi, peranan dan fungsi Dekopinda serta Dinas Koperasi dan UKM, advokasi perkoperasian sampai manajemen koperasi. (Khazanah/kkuninganmedia.com)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: