Sulitnya Mencari Bahan Baku Obat Pembasmi Hama

KUNINGANMEDIA | Ahad, 03 April 2011 15:28
Bagikan ke Facebook

[caption id="attachment_4010" align="alignleft" width="200" caption="Casba"]Casba[/caption]

CIGANDAMEKAR : Untuk memberantas  hama yang menyerang pada beberapa jenis tanaman, sejumlah petani di Kabupaten Kuningan tidak hanya mengandalkan obat kimia. Tapi juga menggunakan obat pemberantas hama buatan yang diproses dan memanfaatkan bahan baku tradisional.

Sayangnya,  bahan baku untuk membuat obat tradisional pemberantas hama itu kini sulit didapat. Seperti dialami sejumlah petani di Desa Koreak, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, yang mengaku kesulitan mencari bahan baku obat pemberantas hama tersebut.

“Dulu memang banyak petani di desa ini yang biasa menggunakan obat pembasmi hama buatan, namun karena bahan bakunya tidak ada akhirnya menggunakan pestisida yang dijual di toko obat pertanian,” kata Casba (67), salah seorang petani Desa Koreak, kepada kuninganmedia.com.

Menurut Rasba, dulu beberapa tahun lalu bahan baku p obat pembasmi hama buatan itu cukup banyak seperti Kecubung, Gadung, Rebung bambu tali, Berenuk, Batrawali dan jenis tanaman lainnya. Tapi kini  jenis tanaman itu jarang ditemukan.

“Kalau bahan baku itu ada, tentu petani bisa lebih hemat biaya karena prosesnya mudah, bahan baku itu direbus dan disimpan selama seminggu baru disemprotkan ke bagian tanaman,” jelasnya. (KM-03)*

Komentar (1)

zsn syg nda
kaya wa knl nh c babeh hehehehe axiz beh lanjutkan

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: