PNPM Pasca Krisis Digulirkan di Delapan Kecamatan

KUNINGANMEDIA | Selasa, 08 Februari 2011 19:46
Bagikan ke Facebook

KUNINGAN : Delapan kecamatan di Kabupaten Kuningan dinilai masih memiliki tingkat pengangguran tinggi sehingga diperlukan adanya perhatian serius dari pemerintah terutama dalam pengalokasian program PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat).

Kabid Kelembagaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kuningan, Toni Kusumanto saat berbincang dengan kuninganmedia.com, menjelaskan, tingginya tingkat pengangguran itu telah mendapat perhatian dari pemerintah melalui PNPM Paska Krisis dengan total anggaran Rp 1,5 milyar.

“PNPM Paska Krisis ini baru digulirkan pada tahun 2010, karena merupakan program evaluasi PNPM sebelumnya, yaitu dilihat dari tingkat pengangguran yang tinggi dan ternyata ada delapan kecamatan di Kuningan yang tingkat penganggurannya masih mengkhawatirkan,” ujar Toni.

Ke-delapan kecamatan tersebut diantaranya, Ciawigebang, Darma, Nusaherang, Japara, Selajambe, Cilimus, Sindangagung dan Garawangi. Kendati merupakan program perdana di PNPM, namun menurut Toni, pelaksanaannya cukup bagus dan tingkat gotong royongnya cukup tinggi, sehingga kemungkinan besar akan dilanjutkan dalam program PNPM selanjutnya. (KM-02)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: