Distributor Pupuk Mendapat Teguran

KUNINGANMEDIA | Selasa, 01 Februari 2011 17:05
Bagikan ke Facebook

KUNINGAN : Sejumlah distributor dan pengecer pupuk bersubsidi di Kabupaten Kuningan mendapat teguran dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Pasalnya, ada diantaranya yang melanggar Peraturan Menteri Perdagangan No. 21/M-DAG/PER/6/2008 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan, H. Bambang T Margono melalui Kabid Perdagangan RD. Markum saat berbincang dengan kuninganmedia.com, menjelaskan, distributor dan pengecer bertanggungjawab atas penyaluran pupuk bersubsidi sesuai dengan prinsip enam T, yaitu tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu mulai dari lini III hingga lini IV.

“Sementara dari pantauan Disperindag di lapangan terutama Distributor PT BS yang ada di Kecamatan Darma, distributor tidak pernah melayani langsung di kantornya bahkan kantor distributor pupuk bersubsidi itu sering kosong sehingga para pengecer merasa kesulitan saat melakukan transaksi,” papar Markum.
Terkait hal itu, Disperindag telah melayangkan surat peringatan kepada Distributor BS, dan juga surat edaran peringatan bernomor 510/39/Perdag itu pun ditujukan kepada semua distributor yang ada di Kuningan.

“jika ada distributor lain yang melakukan hal sama dan setelah ditegur tidak ada reaksi dan perubahan, maka Disperindag akan mencabut semua ijin distribusi pupuk bersubsidi,” jelasnya. (KM-03)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: