Prospek Cerah Budidaya Cabe Bagi Petani Kuningan

KUNINGANMEDIA | Senin, 24 Januari 2011 14:14
Bagikan ke Facebook

KUNINGAN : Tanaman cabe sampai kini belum dibudidayakan serius oleh para petani di Kabupaten Kuningan. Petani umumnya masih memilih budidaya tanaman sayuran lainnya seperti tomat, kol, wortel, disamping menanam padi dan jenis palawija.
[caption id="attachment_2957" align="alignleft" width="200" caption="Ilustrasi"][/caption]
“Padahal bertani cabe saat ini mempunyai prospek cerah. Hal ini ditandai dengan meningkatnya permintaan pasar yang mengakibatkan harga cabe melambung,” kata Oyo Sukarya, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kuningan, kepada kuninganmedia.com, Senin (24/1/2011).

Menurut Oyo, naiknya harga cabe bukan karena meningkatnya permintaan pasar umum. Tapi kini banyak perusahaan besar yang membutuhkan selain untuk pelengkap bumbu makanan seperti mie instan, juga untuk kebutuhan farmasi.

Dia menjelaskan, cabe bukan merupakan kebutuhan pokok, sehingga masyarakat tidak terlalu merasakan dampak dari kenaikan harga cabe. Tapi harus menjadi hikmah bagi petani untuk mulai melirik peluang pasar.

Naiknya harga cabe tidak perlu dipersoalkan, biarkan petani untung dari hasil budidaya cabe. Tapi yang harus dipikirkan sekarang bagaimana upaya pemerintah untuk memberdayakan petani agar mulai melirik peluang usaha tani cabe.

Dinas pertanian Kabupaten Kuningan harus jeli dalam memberdayakan petani, peluang cerah jangan dibiarkan begitu saja,”ipaparnya. (KM-03)*

Komentar (1)

mad odiq
budidaya cabe membutuhkan modal cukup besar,musim hujan sangatlah sulit untuk budidaya cabe memang benar hasilnya sangatlah mengiurkan

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: