JICA dan Yamaha Lirik Lahan Kritis Kuningan

KUNINGANMEDIA | Jum'at, 03 Desember 2010 18:32
Bagikan ke Facebook

CILIMUS : Japan International Cooperation Agency (JICA) bersama Yamaha Corporation melirik lahan kritis di Indonesia yang masih perlu perhatian serius. Salah satunya di kawasan Taman Nasional Gunung CIremai (BTNGC) Kuningan harus segera diselamatkan melalui restorasi kawasan konservasi.

“Kami memilih Kuningan karena adanya keanekaragaman hayati yang begitu banyak dan lahan kritisnya masih luas, ini perlu perhatian kita semua dari pihak swasta sebagai program CSR (Corporate Social Responsibility), dan ini projeknya hingga lima tahun kedepan,” ujar perwakilan Yamaha Corporation Japan, Mr.Sasaki Sutomu kepada wartawan.

CSR JICA yang berbentuk proyek pembangunan kapasitas dalam upaya restorasi kawasan konservasi bersama Yamaha tersebut menggandeng Kementrian Kehutanan, Kedutaan Jepang, Civitas Akademika UNIKU, BTNGC dan Pemkab Kuningan dalam penanaman lima jenis pohon di BTNGC Resort Cilimus Blok Lambusir Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, seluas lima hektar, Jumat (3/12/2010).

Upaya restorasi itu dilakukan pula di Resort Darma Blok Karangsari seluas 10 hektar dan Resort Mandirancan Blok Seda seluas 10 hektar. (KM-02)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: