Waspada Peredaran Obat Expire dan Rusak

KUNINGANMEDIA | Jum'at, 16 Juli 2010 15:23
Bagikan ke Facebook

ANCARAN : Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Drs. Toto Suharto, S.Farm.Apt mengingatkan khususnya kepada masyarakat Kuningan agar waspada dalam menggunakan obat kimia terutama dalam mengawasi masa kadaluarsa (Expire).
Menurut Toto, jika masyarakat sudah berobat ke dokter atau puskesmas, obatnya jangan disimpan lama apalagi sampai digunakan kembali.
“Kita harus jeli terhadap tanggal kadaluarsanya, karena jika obat tersebut sudah habis masa berlakunya, khasiat obat itu sudah tidak ada atau berkurang fotensinya karena sebagian zat berkhasiat sudah berubah menjadi zat lain yang tidak berkhasiat, bahkan obat yang kadaluarsa berubah menjadi racun yang menimbulkan gangguan ginjal berat yang disebut fanconi syndrome,” papar Toto Suharto, saat berbincang dengan kuninganmedia.com, Kamis (15/7), di ruang kerjanya.
Menanggapi kemungkinan beredarnya obat kadaluarsa di sejumlah apotek, toko obat, dokter, bidan ataupun warung-warung, ia berharap pihak Dinas Kesehatan supaya tetap waspada dan wajib diawasi oleh Dinkes, terutama obat kadaluarsa dan rusak.
“Menilai masih baik atau tidaknya suatu obat hendaknya tidak semata dari tanggal kadaluarsa yang tercetak pada kemasan obat, penampilan fisik obat yang berubah, baik warna, rasa dan bau obat yang lain dari biasanya merupakan peringatan bagi kita agar tidak mengonsumsi obat tersebut. “Tanggal kadaluarsa berarti pabrik pembuatannya menjamin bahwa hingga tanggal tersebut obat masih terjaga fotensinya dan keamanannya bila digunakan,”imbuhnya.
Dia menjelaskan, obat adalah bahan atau campuran bahan yang dibuat, dijual, diberikan kepada manusia atau hewan yang digunakan untuk menyembuhkan, mencegah timbulnya penyakit, mendiagnosa penyakit, menghilangkan gejala yang timbul akibat sakit. (KM-02)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: