Ahmad Heryawan : Awasi Anak Dari Peredaran Video Porno

KUNINGANMEDIA | Senin, 14 Juni 2010 09:13
Bagikan ke Facebook

JALAKSANA : Beredarnya video porno mirip Luna Maya-Ariel-Cut Tari nampaknya membuat reaksi semua kalangan, termasuk pemerintah dan kalangan dunia pendidikan untuk meningkatkan pengawasan edukatif kepada para pelajarnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan selepas menghadiri Al Haflul Khitami atau Pelepasan Santri Kelas XII Madrasah Aliyah Husnul Khatimah di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Desa Maniskidul Kecamatan Jalaksana Kabupaten Kuningan, mengatakan, pengawasan dengan metode tak layak dapat memberi dampak trauma berupa ketakutan dan sebagainya.

“Jangan sampai pengawasan yang diberikan membuat pelajar takut ke sekolah sebagai dampak metode pengawasan yang salah. Karenanya, untuk Dinas Pendidikan harus membuat pengawasan di sekolah-sekolah yang tidak memberikan dampak trauma seperti ini. Pengawasan di sekolah harus dilaksanakan secara edukatif sehingga tidak membuat trauma,” tuturnya.

Di luar Dinas Pendidikan, Gubernur juga mengingatkan pentingnya pengawasan di lingkungan rumah setiap anak dan orang tua merupakan pengawas terbaik. Ia mengimbau para orang tua mengawasi anak-anaknya saat membekali mereka alat-alat elektronik serupa telepon seluler (HP).

Menurutnya, salah satu cara yang bisa dilakukan orang tua dalam hal ini memeriksa konten HP anak secara berkala sebelum tidur. Pengawasan semacam ini dapat diterapkan untuk menghindari pengetahuan akan tindakan tak senonoh yang belum waktunya diketahui anak-anak.

“Tentu kita tidak mungkin melarang orang tua memberikan HP kepada anak-anaknya, karena saya pun melakukan itu kepada anak saya sebagai alat komunikasi. Tapi di luar itu, semua alat yang dibuat untuk kebaikan bisa disalahgunakan, sehingga Saya minta semua pihak memberi pengawasan yang edukatif, sekali lagi, bukan yang memberi dampak trauma,” tegasnya. (KM-03)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: