Warga Cirendang Tolak Listrik Pra Bayar

KUNINGANMEDIA | Senin, 24 Mei 2010 11:57
Bagikan ke Facebook

KOTA : Puluhan warga Kelurahan Cirendang Kec. Kuningan, Senin (24/5), melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor PLN UPJ Kuningan. Mereka menolak pemasangan LPB (Listrik pra Bayar) dan mengembalikannya ke kwh biasa.Berdasarkan hasil pantuan KUNINGAN MEDIA di lapangan, warga yang berjumlah sekitar 50an orang tersebut melakukan orasi dan sebagian dari mereka adalah ibu-ibu. Aksi mereka damai, kendati demikian tetap mendapat pengawalan ketat dari puluhan personel polisi dari Polres Kuningan.

“Kami disini semua menolak pemasangan token karena bayarnya mahal. Kalau dibandingkan ketika memakai kwh biasa, ternyata setelah pindah ke token naiknya mencapai 30 persenan, padahal pemakaian seperti biasanya,” papar Junaedi, salah seorang perwakilan.

Menurutnya, pengalihan system yang digunakan PLN tersebut sama sekali tidak meringankan warga, sekalipun memang pada saat pemsangan token tersebut diberikan secara gratis.

Namun setelah dua bulan dicoba warga, ternyata pembayarannya membengkak. “Biasanya Saya bayar Rp 65ribu sekarang malah Rp100ribu, terlalu boros,” tandasnya yang juga dibenarkan warga lainnya.
Akibat percobaan yang kecewa, mereka meminta PLN untuk segera mencabut token LPB dan menggantikannya ke pembayaran semula, yakni kwh biasa dengan abodemen setiap bulannya.

“Kami inginkan secepatnya untuk dicabut dan diganti ke semula. Jangan menunggu lama-lama, karena pada saat pemasangan token pun, pihak desa tidak memberikan kesempatan ke warga untuk berfikir, langsung main pasang saja,” paparnya (KM-03)

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: