733 Rumah Korban Bencana Harus Direlokasi

KUNINGANMEDIA | Kamis, 20 Mei 2010 17:28
Bagikan ke Facebook

ANCARAN – Dari ribuan rumah rusak berat, sedang dan ringan akibat bencana alam, longsor maupun gempa, sedikitnya ada 733 rumah di Kuningan yang dinyatakan harus direlokasi karena berdasarkan penelitian dan kajian Badan Vulkanologi Meteorologi dan Geofisika (BVMG) berada di lokasi yang tidak layak dijadikan daerah hunian.“Namun demikian, sampai kini masih sulit mencari lahan untuk relokasi maupun dana yang ada sangat terbatas. Sedikitnya perlu Rp 50 miliar dan kami tengah mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, Drs. Dian Rahmat Yanuar M.Si.

Dian juga menjelaskan, dalam mengatasi pasca bencana alam di Kab.Kuningan dilakukan sesuai mekanisme dan mengacu kepada Tupoksi (Tugas pokok dan fungsi). Kewenangan Dinsosnaker hanyalah sebatas memberikan bantuan tanggap darurat saja berupa pangan seperti beras, mie instans, kecap, sarden dan sebagainya.

Sedangkan yang menyangkut rekontruksi bangunan adalah Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) serta Dinas Sumber Daya Air dan Pertambangan (DSAP) Kab. Kuningan.

Kendati demikian, ia terus berusaha mengajukan bantuan kepada Menteri Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana untuk pelaksanaan relokasi bagi ratusan korban bencana alam yang sebagian besar disebabkan tanah longsor.

Hanya saja, usulan bantuan relokasi tersebut belum juga turun tetapi berdasarkan informasi, berkas ajuannya sudah sampai di tingkat Dirjen sehingga pihaknya akan terus mengejar bantuan tersebut agar secepatnya dapat direalisasikan untuk membantu korban bencana yang tersebar di sejumlah kecamatan. (KM-03)

Komentar (1)

eman sulaeman
siippp..................

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: