Penggunaan Kedelai Impor Akan Kurangi Devisa Negara

KUNINGANMEDIA | Rabu, 19 Mei 2010 17:11
Bagikan ke Facebook

KUNINGAN : Menanggapi penggunaan bahan baku kedelai impor oleh ratusan pengusaha tahu tempe (home industry), Dinas Koperasi dan UKM Kuningan akan melakukan kerjasama dengan Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan dalam penanaman kedelai lokal.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Ir.Hj.Triastami melalui Kasi Manajemen dan Aneka Usaha Bambang Wahyudi menjelaskan. Jika penggunaan kedelai impor oleh pengusaha tahu tempe itu dibiarkan maka devisa negara akan terus menerus turun dan memberikan keterpurukan kepada petani kecil.

“Kami tengah mengusulkan kepada Pemkab Kuningan yang bekerjasama dengan Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan dalam menggulirkan program penanaman kedelai kepada petani. Jika program tersebut berjalan, Saya yakin kedelai lokal bisa bersaing dengan kedelai impor, dan akan berdampak terhadap peningkatan omzet pengrajin tahu tempe karena memang harganya lebih murah ketimbang yang impor,” ujarnya.

Tidak sekedar dari pangsa pasar, pelaku usaha pun akan memilih kedelai lokal karena harganya lebih murah. Termasuk rendemen (kadar pati) dalam kedelai lokal itu lebih tinggi dibandingkan kedelai impor.

“Memang ada penanaman di Kuningan juga, tapi produksinya masih jauh dari permintaan, hanya cukup untuk dua bulan produksi tahu atau panennya baru satu tahun sekali,” katanya.

Memang untuk menanam kedelai ada perlakuan sendiri, dan itu yang menyebabkan petani malas menanmanya. Padahal jika dipelajari justru penanaman kedelai itu cukup menjanjikan, apalagi pangsa pasarnya sudah sangat jelas.

Berbicara lahan yang ada di Kuningan, wilayah timur bisa diandalkan sebagai lahan penanaman kedelai. Pasalnya lahan di wilayah timur tersebut sebagian besar merupakan lahan tadah hujan dan bisa dijadikan sebagai salah satu tanaman pengganti setelah menaman padi. Kalau hal tersebut telah diterapkan di petani, maka pihaknya yakin jika kedelai lokal bisa dipasok untuk sekitar 250 pengrajin tahu tempe di Kuningan. (KM-02)*

Kirim Komentar

Nama
Alamat email
Alamat Web
Komentar
Tulis Kode: